
Pemaksaan,GerakNusantara.id – Di bawah terik matahari yang membakar hamparan lahan garam, LSM RIAR JATIM turun langsung menemui para kuli garam di Desa Beddurih Kecamatan Pademawu, Kedatangan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan niat tulus untuk mendengarkan secara langsung keluh kesah yang selama ini mereka pendam dalam kesunyian pesisir Senin 10/8/ 2026
Salah seorang kuli garam yang tampak mewakili warga, Monaji yang akrab disapa Pak Ruhan, menyampaikan isi hatinya dengan penuh keprihatinan kepada pihak LSM RIAR JATIM. Ia meminta agar keluh kesahnya disampaikan kepada pemerintah, mengingat hal yang dialaminya terasa sangat berat namun tak kunjung tersentuh bantuan.
“Selama ini saya bekerja keras menggarap lahan garam dari pagi hingga sore. Panas dan hujan menjadi teman sehari-hari. Namun yang menyedihkan, saya merasa seakan terlupakan. Saya tidak pernah sekalipun menerima bantuan apa pun, baik itu Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan sosial lainnya. Padahal, saya melihat tetangga atau warga lain yang kondisinya lebih mampu dari saya justru dengan lancar menerima bantuan tersebut, katanya dengan suara yang bergetar menahan kesedihan.”
Pak Ruhan menuturkan, bukan ia tak bersyukur atas pekerjaannya. Namun melihat kenyataan yang tidak adil itu, hatinya terasa perih. Yang lebih membutuhkan justru terabaikan, sementara yang mampu-mampu saja malah terus menerima bantuan. Ia berharap agar pemerintah benar-benar turun langsung memeriksa kondisi warga, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar jatuh kepada yang paling berhak dan paling membutuhkan, bukan kepada mereka yang sudah berkecukupan.
Mendengar penuturan Pak Ruhan dan warga lainnya, Zainudin selaku Ketua LSM RIAR JATIM menyimak dengan saksama. “Apa yang disampaikan Bapak Monaji ini adalah cerminan nyata yang harus segera menjadi perhatian. Bantuan sosial haruslah tepat sasaran — diberikan kepada yang benar-benar miskin dan membutuhkan. Jika yang kurang mampu justru tak tersentuh, sementara yang lebih sejahtera menerimanya, maka ada hal yang keliru dalam penyalurannya. Kami akan sampaikan hal ini kepada pihak berwenang agar ditindaklanjuti,” tegas Zainudin.
LSM RIAR JATIM berkomitmen untuk menyampaikan keluhan ini secara resmi kepada pemerintah. Agar tidak ada lagi warga yang bekerja keras sekuat tenaga namun tetap terabaikan, dan agar keadilan dalam penyaluran bantuan sosial benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkannya.
(Rofiqi)


