
Malang,GerakNusantara.id – Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, bergairah penuh merayakan HUT Kemerdekaan RI ke‑81. Sebanyak 1.000 peserta berbaris melangkah bersama—momen yang paling dinanti karena sudah lama tak terselenggara sebesar ini. Kegiatan berjalan murni berbasis gotong‑royong: tiket gratis hasil patungan perangkat desa, ditambah kupon partisipasi sukarela Rp2.000; sama sekali tidak menggunakan anggaran APBDes. Ketertiban dan keamanan terjaga rapi berkat sinergi Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta kehadiran tokoh masyarakat Sesepuh Karangduren Geng Waahyudi.munggu 9 Agustus 2026
Camat Pakisaji Taufik Nurahman menegaskan: “Langkah ini menyehatkan raga sekaligus mengikat erat persaudaraan sesama warga.” Ibu Tanti, warga RT 03/RW 03, menyampaikan harapan tulus: “Semoga usai kegiatan ini kekompakan dan toleransi kita makin kokoh terjaga!”

Puncak kebanggaan datang dari SD Negeri 03 Karangduren yang menyabet Juara Umum sekaligus Juara Utama, mengungguli puluhan sekolah se‑Kecamatan Pakisaji. Kepala Desa Sihabur Romli memanggil 16 siswa berprestasi naik ke panggung: “Dari desa disiapkan Rp500.000 untuk 16 siswa, ditambah dukungan Bapak Geng Waahyudi Rp500.000 serta donasi—sehingga total apresiasi mencapai satu juta rupiah, lengkap dengan hadiah ayam goreng sebagai tanda sukacita bersama.” Beliau berpesan mantap: “Bawa nama baik desa, kabupaten, hingga harumkan nama Indonesia!”
Naila, siswi kelas VI yang baru sebulan berlatih namun tampil gemilang, bercerita: “Sempat ragu dan takut belum maksimal, tapi dukungan guru serta teman‑teman membuat saya berani maju. Cita‑cita saya sederhana: ingin menjadi kebanggaan orang tua. Untuk teman‑teman: jangan ragu mencoba, teruslah berusaha!”
Di Karangduren terbukti nyata: kekuatan sejati lahir dari persatuan, kerja keras, dan kebersamaan yang tulus!(Aldo)


