Skip to content
Gerak Nusantara

Gerak Nusantara

Bergerak untuk menyuarakan aspirasi rakyat

Primary Menu
  • Home
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminal
    • Tni-polri
  • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Daerah
  • Agama
  • Bisnis
  • Kebijakan Media Siber
  • Redaksi
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Oktober
  • 29
  • “API AREK LANCOR DAN Pena TABRANI: KETIKA PAMEKASAN MENULIS TAKDIR INDONESIA”
  • Nasional

“API AREK LANCOR DAN Pena TABRANI: KETIKA PAMEKASAN MENULIS TAKDIR INDONESIA”

Redaksi Oktober 29, 2026 4 minutes read
IMG-20261029-WA0017

Pamekasan,GerakNusantara.id – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, kegiatan Sarasehan Budaya sekaligus Temu Tokoh, Pemuda, dan Budayawan Madura digelar di Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan. Mengusung tema “Dari M tabrani untuk Indonesia”, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi lintas generasi untuk memperkuat persatuan, melestarikan kebudayaan Madura, serta mendorong peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, budayawan, organisasi kepemudaan, serta sejumlah pejabat tersebut juga menjadi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai Sumpah Pemuda di tengah perkembangan zaman.

CEO Bani Insan Peduli, Ali Zainal abidin, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan estafet kepemimpinan. Ia mengingatkan bahwa sejarah menunjukkan pemuda memiliki kontribusi besar dalam membangun peradaban, termasuk pada masa perjuangan Rasulullah SAW.

Menurut bang Ali, semangat pemuda harus terus tumbuh agar lahir generasi yang mampu memikul tanggung jawab kepemimpinan di masa depan. Ia berharap pemuda Pamekasan tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi turut mengambil bagian dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

Salah satu tokoh yang disorot dalam sambutannya adalah m tabrani, yang disebut memiliki peran penting dalam sejarah bahasa persatuan Indonesia. Ia mengajak masyarakat Pamekasan untuk terus menghargai tokoh-tokoh daerah yang telah memberikan sumbangsih bagi bangsa.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Pamekasan (DKP), Arief Wisono, menyerukan kebangkitan kebudayaan dari Pamekasan. Ia menegaskan bahwa Pamekasan bukan sekadar wilayah administratif, melainkan bagian penting dari sejarah dan identitas bangsa.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai catatan sejarah atau seremoni tahunan. Nilai persatuan harus terus dijaga agar masyarakat tidak terpecah oleh perbedaan.

“Pamekasan bukan hanya sekadar kota, tetapi juga bagian dari sejarah yang melahirkan gagasan besar tentang bahasa persatuan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.

Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pamekasan, Haidar Ansari, turut menegaskan pentingnya menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan generasi muda. Ia menyebut Madura memiliki kekayaan budaya, mulai dari batik, kuliner, seni musik, hingga berbagai komunitas lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang ekonomi.

Haidar mengajak pemuda Pamekasan untuk memadukan nilai-nilai luhur budaya dengan semangat kewirausahaan dan inovasi teknologi. Dengan demikian, pemuda diharapkan mampu menjadi generasi yang berkarakter, mandiri secara ekonomi, serta berdaya saing hingga tingkat nasional dan internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat kepada perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Salah satu persoalan yang disoroti ialah akses tempat ibadah pada malam hari. Ia berharap sebagian masjid dapat dibuka hingga larut malam agar masyarakat, termasuk mereka yang beraktivitas di ruang publik pada malam hari, tetap memiliki akses untuk menunaikan ibadah.

Selain itu, AJP juga menyoroti pelayanan pasien gagal ginjal yang membutuhkan tindakan hemodialisis atau cuci darah. Ia menyebut terdapat 112 pasien yang masih membutuhkan pelayanan dan meminta agar penambahan fasilitas hemodialisis segera dioperasikan untuk membantu pasien memperoleh layanan lebih dekat.

AJP juga berharap kegiatan Sarasehan Budaya dan Temu Tokoh, Pemuda, serta Budayawan Madura dapat ditetapkan sebagai agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan inisiatif masyarakat yang dihimpun melalui gotong royong dan dukungan berbagai pihak.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Pamekasan menyatakan dukungannya agar kegiatan serupa diselenggarakan setiap tahun. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat persatuan, memperluas ruang dialog, serta mempercepat pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas generasi.

Bupati berharap sarasehan budaya dapat menjadi wadah pertukaran gagasan untuk menggali kearifan lokal, memperkokoh identitas budaya, dan merumuskan langkah bersama dalam menjaga keberlangsungan tradisi Madura di tengah dinamika perkembangan zaman.

Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan daerah perlu ditopang oleh tiga bidang, yakni olahraga, kesenian, dan kebudayaan. Ketiganya dinilai memiliki potensi untuk mengangkat nama Pamekasan agar semakin dikenal, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional.

Dalam bidang olahraga, Bupati menyinggung perkembangan sejumlah cabang olahraga serta prestasi pesilat Pamekasan yang pernah meraih juara tingkat internasional. Ia berharap pembinaan pencak silat dan cabang olahraga lainnya dapat terus ditingkatkan sehingga mampu melahirkan atlet berprestasi.

Menanggapi persoalan layanan cuci darah yang disampaikan AJP, Bupati menjelaskan bahwa Pamekasan sebelumnya memiliki sembilan mesin hemodialisis. Pemerintah daerah, kata dia, telah memerintahkan penambahan 11 mesin dan seluruh mesin tambahan tersebut sudah tersedia.

Namun, pengoperasiannya masih menunggu kesiapan tenaga operator yang sedang menjalani pembelajaran dan pelatihan. Bupati berharap pelayanan hemodialisis di Pamekasan dapat segera berjalan lebih optimal sehingga pasien tidak lagi harus bepergian ke daerah lain untuk memperoleh layanan.

Melalui kegiatan tersebut, para tokoh berharap semangat Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata dalam menjaga kebudayaan, memperkuat persatuan, meningkatkan kemandirian pemuda, serta mendorong pelayanan publik yang lebih baik.

Sarasehan budaya di Monumen Arek Lancor ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya dan pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, budayawan, jurnalis, hingga generasi muda Madura.

Pewarta: Ulum

About the Author

Redaksi

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Berencana Dua Korban di Madiun
Next: Momentum Sumpah Pemuda, 5.000 Mahasiswa dan Santri Gelar Konsolidasi Akbar di Mapolda Jatim

Related Stories

IMG-20261029-WA0087
  • Nasional

PAMEKASAN MENGGUGAT: SATU TANAH AIRKAH KITA JIKA ALAM DIPERKOSA DAN HUKUM DIBUNGKAM?

Redaksi Oktober 29, 2026
IMG-20261029-WA0092
  • Nasional

“MADURA CINTA INDONESIA, TAPI APA INDONESIA CINTA MADURA?”

Redaksi Oktober 29, 2026
IMG-20261026-WA0063
  • Nasional

917 BAL ROKOK MENGGELAP, TOKO DISWEEPING, SUPIR DITANGKAP — JAWABAN KAU KEMANA?!

Redaksi Oktober 26, 2026

Trending News

Polres Gresik Amankan 11 Tersangka Curanmor, Empat Motor Dikembalikan ke Korban IMG-20261030-WA0009 1
  • Hukum
  • Kriminal

Polres Gresik Amankan 11 Tersangka Curanmor, Empat Motor Dikembalikan ke Korban

Redaksi Oktober 30, 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Operasi Patuh Semeru 2026 IMG-20261030-WA0006 2
  • Tni-polri

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Operasi Patuh Semeru 2026

Redaksi Oktober 30, 2026
LAPORAN DITERIMA,DUGAAN PENGEROYOKAN DENGAN SENJATA TAJAM DI HALAMAN RUMAH WARGA KABUPATEN MALANG IMG-20261029-WA0122 3
  • Hukum
  • Kriminal

LAPORAN DITERIMA,DUGAAN PENGEROYOKAN DENGAN SENJATA TAJAM DI HALAMAN RUMAH WARGA KABUPATEN MALANG

Redaksi Oktober 29, 2026
Mobil Daihatsu Zebra Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Nyalabu Laok Pamekasan IMG-20261029-WA0007 4
  • Peristiwa

Mobil Daihatsu Zebra Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Nyalabu Laok Pamekasan

Redaksi Oktober 29, 2026
PAMEKASAN MENGGUGAT: SATU TANAH AIRKAH KITA JIKA ALAM DIPERKOSA DAN HUKUM DIBUNGKAM? IMG-20261029-WA0087 5
  • Nasional

PAMEKASAN MENGGUGAT: SATU TANAH AIRKAH KITA JIKA ALAM DIPERKOSA DAN HUKUM DIBUNGKAM?

Redaksi Oktober 29, 2026

You May Have Missed

IMG-20261030-WA0009
  • Hukum
  • Kriminal

Polres Gresik Amankan 11 Tersangka Curanmor, Empat Motor Dikembalikan ke Korban

Redaksi Oktober 30, 2026
IMG-20261030-WA0006
  • Tni-polri

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Operasi Patuh Semeru 2026

Redaksi Oktober 30, 2026
IMG-20261029-WA0122
  • Hukum
  • Kriminal

LAPORAN DITERIMA,DUGAAN PENGEROYOKAN DENGAN SENJATA TAJAM DI HALAMAN RUMAH WARGA KABUPATEN MALANG

Redaksi Oktober 29, 2026
IMG-20261029-WA0007
  • Peristiwa

Mobil Daihatsu Zebra Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Nyalabu Laok Pamekasan

Redaksi Oktober 29, 2026

Gerak Nusantara

Gerak Nusantara Menyapa tidak menerima pungli dan setiap anggota di berikan Kartu Tanda Identitas dan kartu tugas liputan Kami berdiri dengan kebenaran dan kejujuran dalam menyampaikan segala kebenaran menuju Indoneisa Emas

  • Home
  • Kebijakan Media Siber
  • Redaksi