Logo
Peristiwa

Nyawa Warga Proppo Pamekasan Dipertaruhkan, Kabel Tegangan Tinggi Menjuntai ke Tanah

19 Jun 2026 Admin 29 views
Nyawa Warga Proppo Pamekasan Dipertaruhkan, Kabel Tegangan Tinggi Menjuntai ke Tanah
Pamekasan,GerakNusantara.id - Nyawa warga Dusun Timur, Desa Gro’om, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, digantung di ujung kabel. Kabel SR tegangan tinggi milik jaringan tower menjuntai hingga hampir menyentuh tanah,kabel Anatar tiang sepanjang 400 meter juga menjuntai ke tanah di jalan utama desa. Tiang-tiang listrik miring nyaris roboh. Warga terpaksa menegakkan bambu swadaya karena PLN dan operator tower bungkam. Infrastruktur listrik kritis mengancam warga. Kabel tegangan tinggi menjuntai ke tanah di jalan desa sejauh 400 meter. Tiang listrik miring membahayakan. Warga nekat menyangga kabel pakai bambu karena tak ada perbaikan dari PLN maupun operator tower. Korban potensial seluruh warga Dusun Timur Gro’om yang melintas tiap hari, termasuk petani dan anak sekolah. Hoirus, warga setempat, pasrah: "Saya tidak tahu harus bagaimana, saya hanya memberi tiang pakai bambu biar tidak kena cangkul." Abu, warga lain, geram karena laporan hanya jadi arsip. Pihak yang disorot: PLN dan operator tower jaringan yang belum memberi konfirmasi maupun jadwal perbaikan Jumat 20-06-2026,Kondisi berbahaya ini berlangsung hingga hari ini. Ancaman meningkat saat musim hujan dan angin kencang. Belum ada batas waktu jelas kapan perbaikan dilakukan. Tepat di pinggir jalan utama Dusun Timur, Desa Gro’om, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Jalur vital yang dilalui warga, kendaraan, dan alat pertanian setiap hari. Abu mempertanyakan standar ganda PLN: "Bayar tidak boleh telat, tapi perbaikan tidak ada. Ini repot sekali. Kalau pas ada korban jiwa, apa PLN mau ganti rugi?" Laporan warga selama ini mandek di meja administrasi tanpa tindak lanjut nyata. Warga menilai PLN abai terhadap kewajiban menjaga keamanan jaringan. Ancaman nyata : Kabel SR nyaris menyentuh tanah, rawan tersambar cangkul atau warga. Tiang miring berpotensi roboh menimpa pengguna jalan,Warga pakai bambu seadanya untuk menyangga kabel. "Saya hanya memberi tiang pakai bambu biar tidak kena cangkul," kata Hoirus lirih. Jika kabel putus atau tersentuh, korban jiwa dan korsleting massal tak terelakkan.pln dan pihak tower Tutup mata, belum ada konfirmasi resmi maupun jadwal perbaikan dari PLN atau operator tower. Desakan Warga Jangan Tunggu Nyawa Melayang, masyarakat mendesak PLN dan operator tower segera turun tangan. Tanggung jawab penyedia listrik bukan cuma nagih tagihan, tapi menjamin keselamatan. Kelalaian merawat infrastruktur vital di pemukiman padat ini adalah bom waktu. Tragedi kemanusiaan di depan mata, dan bisa dicegah jika ada kemauan.Jika PLN tetap bungkam, warga Gro’om hanya bisa berharap tak jadi korban. ( Ulum)

Komentar

Home Lowongan Tentang Redaksi

Kategori