LSM RIAR JATIM "Kapan Negeri Ini Korupsi Berakhir?"
24 Jan 2026
•
Admin
•
28 views
PAMEKASAN,GerakNusantara.id - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rumah Informasi dan Aspirasi Rakyat (RIAR) Jawa Timur mengangkat suara dengan pertanyaan mendesak: "Kapan Negeri ini korupsi berakhir?" Pertanyaan ini muncul sebagai tanggapan atas serangkaian kasus korupsi yang masih terus muncul di berbagai level pemerintahan dan sektor publik di Indonesia, baru-baru ini beberapa pejabat Pemerintah yg terjaring Operasi tangkap tangan (OTT) Senin 19/1) yaitu (Sudewo) Bupati Pati dan Wali Kota Madiun (Maidi) yg telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
"Korupsi bukan hanya merusak keuangan Negara, tapi juga menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Setiap rupiah yang dicuri adalah rupiah yang seharusnya digunakan untuk membangun infrastruktur, meningkatkan layanan kesehatan, dan pendidikan bagi rakyat," ujar ketua LSM RIAR Jatim di Kantornya. Sabtu (24/1/26).
KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) meskipun telah ada upaya untuk penegakan hukum dan reformasi sistem, kasus korupsi masih sering terungkap – mulai dari kasus berskala kecil di daerah hingga kasus besar yang melibatkan pejabat tinggi. Tantangan utama yang dihadapi antara lain kompleksitas sistem hukum, kurangnya transparansi dalam pengelolaan keuangan publik, dan masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya budaya anti korupsi.
Zainudin, selaku Ketua Umum DPP LSM RIAR Jatim juga menekankan bahwa tidak ada alasan untuk putus asa. Beberapa langkah yang dianggap bisa mempercepat penghapusan korupsi antara lain: memperkuat peran lembaga penegak hukum secara mandiri, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di setiap tahap pengambilan keputusan publik, serta melakukan edukasi anti korupsi yang menyeluruh mulai dari Tingkat Sekolah hingga masyarakat luas.
"Perubahan tidak akan datang dalam sekejap, tapi setiap langkah kecil yang kita lakukan bersama akan membawa kita lebih dekat ke negeri yang bebas korupsi. Kita berharap pemerintah, lembaga terkait, dan seluruh masyarakat bisa bersinergi untuk mewujudkannya," pungkasnya.(Zn)