Kado Akhir Tahun Birokrasi: Pemkab Tulungagung Segarkan Formasi 141 Pejabat
30 Dec 2025
•
Admin
•
214 views
Jurnalis:Wahyu
Tulungagung,GerakNusantara.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung resmi melakukan penyegaran birokrasi di penghujung tahun 2025.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan bagi 141 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Selasa (30/12/2024).
Prosesi yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Ahmad Baharudin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Penyegaran Organisasi Menuju 2026
Pelantikan ini kerap disebut sebagai “kado akhir tahun” bagi internal Pemkab Tulungagung. Selain sebagai bentuk evaluasi kinerja, langkah strategis ini diambil untuk mempercepat akselerasi pelayanan publik menyongsong tahun anggaran 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan adalah dinamika yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Hal ini diperlukan untuk mengisi kekosongan jabatan akibat masa pensiun serta mencegah stagnasi kinerja.
"Mutasi dan promosi adalah sarana peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) agar siap mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Ini dilakukan agar roda organisasi tetap segar dan dinamis," ujar Bupati.
Pesan untuk Pejabat Baru: Langsung Tancap Gas
Mengingat momentum pelantikan yang berdekatan dengan pergantian tahun, Bupati menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi. Ia meminta seluruh lini langsung bekerja cepat dalam menjalankan program kerja yang telah direncanakan.
"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. Jadikan pelantikan ini sebagai motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga Tulungagung," tegas Gatut Sunu.
Fokus Pembangunan ke Depan
Melalui formasi baru ini, Pemkab Tulungagung menargetkan kinerja yang lebih solid dan efektif pada tahun 2026.
Fokus utama pembangunan tetap diarahkan pada tiga pilar:
Peningkatan kualitas layanan dasar.
Pemerataan pembangunan infrastruktur.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara serta Pakta Integritas sebagai komitmen nyata terhadap pelayanan publik yang bersih dan transparan. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama.