Logo
Peristiwa

Kades Karangduren Tegap Wujudkan Wasiat Putra Meski Ibu Mertua Baru Berpulang

15 Feb 2026 Admin 81 views
Kades Karangduren Tegap Wujudkan Wasiat Putra Meski Ibu Mertua Baru Berpulang
MALANGGerakNusantara.id – di Dusun Golek, Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, menjadi momen yang menyentuh hati. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., menghadiri sekaligus meresmikan Musholla RH Jago – sebuah tempat ibadah yang dibangun dengan penuh makna, namun diperesmikan di tengah suasana duka mendalam keluarga Kepala Desa Karangduren, Sihabur Romli. Malam Sabtu (14/02/2026) Hanya beberapa jam sebelum prosesi potong pita berlangsung, tepat sekitar pukul 07.30 WIB, ibu mertua Kades berpulang ke Rahmatullah. Kehadiran Bupati Sanusi tidak hanya sebagai pejabat yang meresmikan fasilitas, melainkan juga sebagai bentuk simpati dan dukungan moral bagi keluarga yang tengah merasakan kehilangan sekaligus merayakan keberkatan. Wasiat Terakhir Putra, Jadi Hadiah untuk Masyarakat Dibangun di atas lahan seluas 11 x 18 meter, Musholla RH Jago merupakan penghormatan bagi almarhum RH Jago, putra kandung Sihabur Romli. Menurut Kades, ide pembangunan tempat ibadah ini tak pernah ada dalam rencana keluarga sebelum putranya memberikan wasiat terakhir sebelum wafat. "Tahun lalu kami sama sekali tidak berencana membangun musholla. Namun anak saya menginginkan agar ada tempat ibadah yang bisa digunakan warga sekitar. Kami kerjakan dengan cepat – tepat pada hari ke-100 kepergiannya, pembangunan selesai dalam waktu kurang dari tiga bulan," cerita Sihabur Romli dengan suara yang sedikit bergetar. Meski tengah dikelilingi duka, ia tetap tegas menyelesaikan proses pembangunan agar musholla bisa segera digunakan masyarakat menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi. "Ini Investasi Akhirat yang Akan Selalu Mengalir" Dalam sambutannya, Bupati Sanusi memberikan apresiasi tinggi atas keteguhan yang ditunjukkan keluarga Kades. Beliau menegaskan bahwa pembangunan musholla adalah bentuk amal jariyah yang luar biasa bagi semua pihak yang terlibat. "Ini bukan hanya sebuah bangunan, tapi investasi akhirat. Selama musholla ini digunakan untuk beribadah, pahala akan terus mengalir kepada almarhum RH Jago, almarhumah ibu mertua Kades, dan semua yang turut membangunnya," ujar Bupati Sanusi, sekaligus mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan kedua almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kegiatan yang juga diikuti oleh jajaran OPD Kabupaten Malang, Forkopimcam Pakisaji, dan tokoh masyarakat Moch Geng Wahyudi, S.H., M.Hum., ditutup dengan tausiah dari KH. Lukman Hakim H, M.Pd. Beliau mengingatkan pentingnya memakmurkan musholla dengan berbagai kegiatan keagamaan. "Semoga pada bulan Ramadan yang akan datang, musholla ini selalu penuh dengan jamaah yang melaksanakan salat tarawih dan mengikuti kegiatan religi lainnya. Begitu pula di hari-hari biasa, jadikan tempat ini sebagai pusat penguatan iman masyarakat Karangduren," harapnya.(Aldo)

Komentar

Home Lowongan Tentang Redaksi

Kategori