MANOKWARI SELATAN,GerakNusantara.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, resmi dibuka pada Selasa (13/10/2026), bertempat di Lapangan Garuda Ransiki, Distrik Ransiki. Kegiatan ini dihadiri dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat.
Mengusung tema“TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa, program ini bertujuan memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1808/Manokwari Selatan Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono, S.E., M.I.P., M.M., Danyonif 805/KSW Letkol Inf Aji Danar Yudha Ketawang, S.Sos., M.P.P., Wakil Bupati Manokwari Selatan Mezak Inyomusi, S.E., M.Si., Ketua DPRK Manokwari Selatan Ferdinan Waran, S.H., serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Dalam amanat Bupati Manokwari Selatan yang dibacakan oleh Anwar S. Mandacan selaku staf ahli bupati sekaligus inspektur upacara, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI-Polri atas sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
Disampaikan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menghidupkan semangat gotong royong, memperkuat persatuan, dan mendorong pemerataan pembangunan.
Pelaksanaan TMMD ke-130 berlangsung mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026, dengan sasaran utama di Kampung Yamboi Gunung, Distrik Ransiki. Sasaran fisik meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pipanisasi, renovasi jembatan, pembuatan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta pengecoran jalan.
Upacara pembukaan ditandai dengan pemukulan sebanyak lima kali, dilanjutkan penandatanganan naskah nota kesepahaman (MoU) kegiatan TMMD bersama unsur Forkopimda.
Melalui program ini, diharapkan terwujud peningkatan kualitas infrastruktur desa, kesejahteraan masyarakat, serta kerja sama yang semakin kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan lancar.
Pewarta:Dimas


