Malang,GerakNusantara.id – Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, bersinar gemilang pada Sabtu malam (12/9/2026). Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan tema “Dersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, warga RT/RW 01 menggelar Pesta Rakyat Sitinggil Tahun 2026. Acara yang dimulai pukul 18.30 WIB ini bukan sekadar hiburan, melainkan deklarasi kebanggaan budaya dan solidaritas warga yang luar biasa.
Dengan tagline “Melangkah dalam Budaya, Bersatu dalam Kebersamaan, Bersinar dari Sitinggil”, acara ini menampilkan Kirab Budaya dan Fashion Show Trend 2026 yang menghadirkan kekayaan busana adat Nusantara secara megah. Setiap RT berlomba-lomba mempersembahkan pertunjukan terbaik di atas red carpet, membuktikan bahwa tradisi dan modernitas bisa berjalan beriringan.
Parade Busana Adat: Dari Aceh Hingga Madura
Acara dibuka secara resmi oleh Kapolsek Wagir, AKP Sigit Kurniawan, dan dihadiri langsung oleh Camat Wagir, Joanico Da Costa, S.Sos., M.M., serta Kepala Desa Sitirejo, Buwang Suharjah. Kehadiran pejabat tiga pilar ini menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap inisiatif kreatif masyarakat. Antusiasme warga terlihat jelas saat perwakilan setiap RT unjuk gigi:
– RT 03: Memukau dengan busana adat Aceh yang anggun, diprakarsai Bapak RT Priyanto.
– RT 04: Membawa pesona Sumatera Utara yang eksotis, digagas Bapak RT Yuli.
– RT 01: Menampilkan kearifan lokal Sulawesi dengan gaya khas, dipimpin Bapak RT Eko.
– RT 02: Mempersembahkan kemegahan busana adat Madura, diprakarsai Bapak Suminan.
– RT 07 & RT 09: Menyusul dengan penampilan yang tak kalah spektakuler, melengkapi deretan parade budaya malam itu.

“Ini adalah bukti bahwa Sitinggil tidak hanya berbudaya, tapi juga berkarya! Warga Lemah Duwur menunjukkan bahwa kita mampu merayakan kemerdekaan dengan cara yang bermartabat dan menghibur,” ujar panitia dengan nada tegas.
Solidaritas Warga dan Dukungan Masif
Kesuksesan Pesta Rakyat Sitinggil 2026 tidak lepas dari gotong royong seluruh elemen masyarakat. Sembilan RT di RW 01 berpartisipasi aktif, didukung penuh oleh tokoh-tokoh kunci seperti Bapak Kodi, Bapak Turimeh, Bapak Subito, Bapak Saib Rayetno, dan Ibu Yesi (RT 07), serta pengurus Pasar Tradisional setempat.
Kolaborasi dengan pihak swasta dan UMKM juga menjadi tulang punggung acara. Sponsor utama seperti PT Cakra Cuna Karya, Indomaret Pabrik Gula Kebonaku, KUD Kadu, PSM Pancaran Sinar Mentari, hingga berbagai toko lokal (Fuji, Segar Jaya, Banyumas) dan jasa logistik SPX Expedisi, turut menyukseskan hajatan bergengsi ini. Kehadiran Abah Rahul dengan tagline “Aku yang Terjepit Kenapa Kamu yang Menjerit” menambah nuansa humor dan kedekatan dengan warga.
Apresiasi untuk Pendamping dan Suporter Teknis
Acara ini juga berdiri kokoh berkat dedikasi para pendamping dan anggota yang bekerja keras di balik layar. Nama-nama seperti Bpk. Farhan Wagir, Bpk. Abi Cerme, Bpk. Aris Jedong, Bpk. Eka Cangkreng, Bpk. Dito Mendalan, Bpk. Oki Pandansari, Bpk. Jayus Precet, Bpk. Singgih Temu, Bpk. Eka Gunung Kawi, Bpk. Setyaki Tulungagung, Bpk. Cipin Bukit Tinggi, Bpk. Sendi Gedangan, dan Bpk. Rega Sumbermanjing layak mendapatkan apresiasi tertinggi atas komitmen mereka menjaga kelancaran acara.

Dukungan teknis dari Familyss Did Equipment dan sponsor seperti UD. Mekar Sari Spesialis Gypsum serta Zero memastikan kualitas audio visual tetap prima sepanjang malam.
Pesan Tegas: Merdeka Itu Berkarya!
Pesta Rakyat Sitinggil mengirimkan pesan kuat kepada publik: perayaan kemerdekaan di tingkat desa harus relevan, kreatif, dan melibatkan semua generasi. Melalui audio profesional, tata cahaya modern, dan parade budaya yang tertib, Dusun Lemah Duwur telah menetapkan standar baru bagi pesta rakyat di Malang Raya.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Mari kita terus bersatu, berdaulat, dan sejahtera melalui karya nyata anak bangsa!”
Pewarta: Aldo35


