Jakarta,GerakNusantara.id – Harapan agar delapan orang yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau segera ditemukan terus mengalir. Polda Metro Jaya bersama wartawan Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar shalat Jumat dan doa bersama untuk mendoakan keselamatan para korban.
Delapan orang tersebut terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, doa bersama yang diinisiasi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya tersebut menjadi bentuk ikhtiar sekaligus doa agar seluruh korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.
“Kita sama-sama mendoakan semoga delapan orang, di mana lima di antaranya adalah rekan-rekan jurnalis dan tiga awak kapal, segera ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Budi saat ditemui di Aula Satyahaprabu Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (11/09/2026).
Budi juga mengapresiasi seluruh pihak yang terus terlibat dalam operasi pencarian. Sinergi dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan SAR Nasional (Basarnas), Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), Polda Banten, hingga insan pers.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin berharap proses pencarian segera membuahkan hasil. Ia juga mendoakan agar keluarga para korban diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi tersebut.
“Harapan kita semuanya, saudara-saudara kita yang saat ini belum ditemukan bisa segera ditemukan dalam keadaan yang selamat dan sehat. Kemudian, keluarganya juga diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menjalani cobaan ini,” ujar Iman.
Doa bersama dipimpin Ustadz Jauhari Akbar. Dalam kesempatan tersebut, Surat Al-Fatihah dan doa keselamatan secara khusus dibacakan untuk para jurnalis dan awak kapal yang hingga kini masih dalam pencarian.
“Al-Fatihah ini kita khususkan untuk delapan awak kapal, yang mana lima di antaranya adalah teman-teman jurnalis kita. Mudah-mudahan, dengan doa kita ini cepat ditemukan dan dalam keadaan sehat wal afiat,” tutur Jauhari saat memimpin doa.
Di tengah ikhtiar melalui doa, operasi pencarian juga terus dilakukan. Pada hari keempat pencarian, Basarnas mengerahkan 13 kapal yang dibagi ke dalam empat sektor untuk menyisir wilayah perairan yang menjadi lokasi pencarian.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, sejumlah unsur turut dikerahkan dalam operasi tersebut, mulai dari kapal Basarnas, TNI AL, Polri, hingga unsur pendukung lainnya.
“Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor,” kata Amrad di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/09/2026).
Operasi pencarian terus dilakukan dengan harapan delapan korban yang hilang dapat segera ditemukan. Doa dan upaya pencarian pun berjalan beriringan demi membawa mereka kembali kepada keluarga dalam keadaan selamat.
Pewarta:Dimas


