
Batu,GerakNusantara.id – Kabar duka mendalam menyelimuti jagat musik tanah air, khususnya kancah musik bawah tanah Kota Batu. Rockim, vokalis utama band punk rock BRAIN WASH dengan semboyan “Terapi Syaraf Punk Rock”, telah berpulang ke Rahmatullah pada Senin (17/8/2026) di Rumah Sakit Karsa Husada Batu, setelah menjalani perawatan selama beberapa minggu.
Kabar kepergian Rockim pertama kali diterima dari pihak keluarga. Kurowo, gitaris BRAIN WASH, mengaku sangat terkejut dan tak menyangka kepergian itu datang begitu cepat.
“Innalilahi wainailaihi rojiun… Terus terang saya kaget, seakan tidak menyangka. Beberapa minggu lalu kami masih berkomunikasi, beliau sedang dirawat di HCU RS Karsa Husada Batu.”— Kurowo, Gitaris BRAIN WASH
Kesedihan terasa semakin mendalam bagi rekan-rekan band. Sebelum sakit, Rockim telah berjanji akan mengisi rekaman vokal untuk lagu “SUNALI” yang menjadi proyek bersama. Namun rencana itu kini harus tertunda selamanya.
“Usai manggung kami berencana merekam lagu SUNALI, vokalnya akan diisi Rockim. Siapa sangka, proyek yang sempat tertunda menunggu kesembuhannya, kini berakhir menjadi kenangan.”
Drummer BRAIN WASH, Kentir, turut tak kuasa menahan kesedihan. Sosok Rockim yang dikenal dengan karakter vokal “berteriak lantang” dan penuh semangat itu, tiba-tiba berpulang begitu cepat.
“Saya sedih sekali. Sepertinya semua tak menyangka kepergiannya begitu cepat. Sekitar sebulan lalu kami masih bertemu saat beliau baru keluar RS… Hari ini tiba-tiba kabar itu datang.”
— Kentir, Drummer BRAIN WASH
Di tengah kesibukan masing-masing personil yang terhalang pekerjaan dan urusan rumah tangga, Rockim sempat meninggalkan pesan berharga kepada rekan-rekannya:
“Walaupun kami terhalang kesibukan, tetaplah fokus menyuarakan keadilan dan kritikan lewat karya lagu.”
Pesan itu kini menjadi amanah sekaligus kekuatan bagi seluruh personil BRAIN WASH untuk terus melanggar, meski tanpa kehadiran sang vokalis tercinta.
Pasca kepergian Rockim, posisi vokalis untuk sementara waktu diemban oleh Kurowo yang merangkap tugas sebagai gitaris, dibantu pemain bas tambahan. BRAIN WASH berjanji akan terus melanjutkan perjuangan bernyanyi — menyuarakan keadilan dan kebenaran — sebagaimana pesan terakhir almarhum.
Selamat jalan, Rockim. Suaramu tak akan pernah hilang, tetap bergema di setiap lantang teriakan keadilan.Aldo35


