Malang,GerakNusantara.id – Wali Kota Malang, Drs. H. Wahyu Hidayat, menghadiri ajang bergengsi World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat jejaring internasional sekaligus membuka peluang seluas-luasnya bagi karya kreatif Kota Malang menembus pasar global.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Wahyu secara khusus menyoroti keunggulan talenta muda Kota Malang. Salah satu bukti nyata kehebatan mereka adalah peran aktif alumnus SMKN 4 Malang yang terlibat langsung dalam pembuatan film animasi layar lebar “Jumbo” serta serial populer “Kiko”. Sektor fesyen dan kerajinan juga disebut memiliki potensi besar dan daya saing yang kuat.
“Kota Malang tidak hanya kaya akan potensi wisata, tetapi juga memiliki generasi kreatif yang luar biasa. Desain, animasi, fesyen, dan kriya kita sudah diakui — kini saatnya karya mereka dikenal dan bernilai di pasar dunia,” ungkap Wali Kota Wahyu.
Predikat sebagai Kota Kreatif UNESCO yang disandang Kota Malang dimanfaatkan secara maksimal melalui kehadiran di WCCE 2026. Pemkot Malang menargetkan pengakuan dunia ini dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata, membuka akses pasar baru, serta mendorong kemajuan para pelaku UMKM kreatif dan masyarakat pada umumnya.
Pewarta: Aldo35


