Logo
Politik & Ekonomi

RUSAKNYA MORAL PEJABAT MENJADI ANCAMAN NYATA BAGI KEUTUHAN DAN KEMAJUAN NEGERI

07 Jan 2026 Admin 86 views
RUSAKNYA MORAL PEJABAT MENJADI ANCAMAN NYATA BAGI KEUTUHAN DAN KEMAJUAN NEGERI
Pamekasan,GerakNusantara.id – Lembaga Swadaya Masyarakat Rumah Informasi dan Aspirasi Rakyat (LSM RIAR) Jawa Timur mengangkat suara keras terkait kondisi moral yang semakin merosot di lingkungan pejabat negara. Menurut pengamat dari LSM tersebut, hal ini bukan hanya masalah pribadi pejabat yang bersangkutan, melainkan ancaman serius yang dapat merusak tatanan dan kemajuan seluruh Negeri. "Kita sering melihat kasus-kasus penyimpangan etika atau moral pejabat, mulai dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme, hingga penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan pribadi atau kelompok, dengan kasus Korupsi ini banyak pejabat yg mendekam di penjara yg mencakup berbagai tingkatan dan jabatan seperti Menteri, Bupati dan Gubernur serta pejabat lainnya, baik itu yg dalam proses maupun sudah di vonis bersalah, semua ini berakar dari kerusakan moral yang tidak lagi mengutamakan kepentingan rakyat dan Negara," ujar Ketua Umum LSM RIAR JATIM kepada Media di Kantornya, Rabu (7/01/2026) LSM RIAR JATIM menekankan bahwa pejabat memiliki peran sentral sebagai pelayan publik dan contoh bagi masyarakat. Ketika moral mereka runtuh, kepercayaan rakyat terhadap negara akan menurun drastis, proses pembangunan menjadi terhambat, dan kesenjangan sosial semakin lebar. "Rusaknya moral pejabat bukan hanya merusak citra negara di mata dunia, tapi juga menghancurkan harapan rakyat akan masa depan yang lebih baik dan semakin punahnya kepercayaan publik karena tanpa kepercayaan publik seperti lembaga Pemerintah dan lembaga hukum akan kesulitan untuk menjalankan fungsi mereka dengan efektif, karena masyarakat akan sulit menerima kebijakan atau layanan yg diberikan," tambahnya. LSM RIAR JATIM yg berpusat di Pulau Madura tepatnya di Kabupaten Pamekasan, sebuah lembaga yg bergerak di bidang Advokasi serta pengawasan Publik ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi perilaku pejabat, mendukung penegakan hukum yang tegas, tidak tebang pilih serta mendorong pembentukan sistem yang lebih transparan dan akuntabel guna mencegah kerusakan moral semakin meluas. "Kita tidak bisa tinggal diam melihat negeri kita dirusak dari dalam. Perubahan harus dimulai dari komitmen bersama untuk menjaga integritas dan moralitas dalam setiap lapisan pemerintahan," pungkasnya (rofiqi)

Komentar

Home Lowongan Tentang Redaksi

Kategori