Miris!!! Ditolak Keluarga Ayah Masuk Liponsos
25 Feb 2026
•
Admin
•
94 views
Surabaya,GerakNusantara.id -
Suasana haru dan sedih menyelimuti hati dan perasaan seorang pria berusia 58 tahun dia adalah bapak Haryo yang mana pada hari ini Rabu, 23 Februari 2026 beliau masuk ke liponsos sebagai tempat singgah barunya setelah beberapa waktu lalu tinggal di rumah keluarga bu endra di jalan menur 2/58 Surabaya.
Berdasarkan penjelasan bu endra, pak haryo datang kerumahnya yang merupakan sahabat lama suaminya dengan kondisi badan yang kurang sehat dan sedang mengalami penyakit struk sebagian anggota tubuhnya diduga karena keluarga tidak mau menerimanya sehingga keluarga bu endra yang merawat dengan biaya, tenaga dan waktu sebisa dan semampunya.
Pak haryo sudah mendapatkan layanan pengobatan melalui BPJS yang dia miliki serta bantuan antar jemput selama periksa ke rumah sakit. Didampingi dan diantar oleh relawan menggunakan ambulan yang dikemudikan oleh mas ardi yang merupakan anggota relawan Resmi DPW Jatim adapula relawan dari BJC Jatim dan Gerak Nusantara serta disaksikan pejabat kelurahan menur.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan dari pihak keluarga, sebelumnya kami dari relawan sudah mencoba berkomunikasi dengan keluarga untuk memastikan tidak ada tuntutan dalam bentuk apapun dari pihak keluarga pak haryo, "kami sudah mencoba menghubungi keluarganya mas tapi gak ada respon, bahkan saya dituduh menjemput dari rumahnya" ucap bu endra menjelaskan
FP (30th) salah satu anak dari pak harjo dengan ini secara tegas memberikan surat keterangan tertanggal 23 February 2026 yang menyebutkan bahwa dia sudah mengetahui berita bapaknya akan dibawah ke liponsos dan untuk biayanya (FP) tidak mau menanggungnya dikarenakan dia juga merawat keluarga dirumah "Saya sudah mengetahui bahwa bapak haryo akan dibawa ke dinas sosial, perihal masalah dan lain-lain termasuk biaya apapun saya tidak menanggung dikarenakan saya juga merawat keluarga saya sendiri dan orang tua dari pihak suami jika suatu hari terjadi hal yang tidak di inginkan saya tidak menuntut pihak UPTD liponsos Dinas Sosial" isi potongan surat pernyataan (FP).
Dibalik cerita pak haryo yang diantar keliponsos sebagai tempat tinggal barunya ternyata disitu terungkap kondisi ekonomi keluarga bu endra yang ternyata perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintahan setempat. (suliyanto/red)