Pemkab Mansel dan TNI-Polri Bersinergi Optimalkan Program MBG
20 Jan 2026
•
Admin
•
121 views
MANOKWARI SELATAN,GerakNusantara.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 1808/Manokwari Selatan menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel). Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pelaksanaan MBG yang digelar di Kantor Bupati Baru Buako, Selasa (20/1/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Mansel, Bernard Mandacan, S.I.P., ini bertujuan mengevaluasi kendala tahun sebelumnya dan memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan lancar, tepat sasaran, dan memenuhi standar kesehatan di tahun 2026. Bupati menegaskan bahwa MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, melainkan investasi SDM untuk menekan angka stunting.
Senada dengan Dandim, Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marzel Doni, S.I.K., M.H., menyatakan dukungan penuh kepolisian untuk memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi makanan yang diberikan kepada para siswa. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Mansel, dr. Iwan Butar-butar, mengingatkan para pengelola dapur (SPPG) untuk memenuhi lima sertifikat wajib, termasuk sertifikat laik sanitasi dan kelayakan dapur, guna mencegah terulangnya insiden masalah kesehatan pada penerima manfaat.
Komandan Kodim (Dandim) 1808/Manokwari Selatan, Letkol Inf Irwansyah, S.Sos., M.Si., dalam arahannya menekankan bahwa kejadian-kejadian di tahun 2025 harus menjadi pembelajaran serius bagi semua pihak. Ia meminta agar pelayanan program MBG ke depan dilaksanakan dengan kualitas yang jauh lebih baik dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
"Setiap kepala dapur wajib mempedomani dan melaksanakan SOP yang berlaku serta aktif berkoordinasi dengan dinas terkait. Pelayanan MBG ini adalah tugas mulia dan strategis demi menjaga kesehatan serta masa depan anak-anak kita," tegas Letkol Inf Irwansyah. Lebih lanjut, Dandim memastikan bahwa pihaknya selaku komando kewilayahan tidak akan tinggal diam. Personel Kodim akan diterjunkan untuk melakukan pemantauan langsung terhadap operasional dapur dan distribusi makanan.
Rapat ini menghasilkan kesepakatan untuk membuka kembali operasional Satuan Pelayanan Pembangunan Gizi (SPPG) Ransiki dengan pengawasan ketat, serta pembentukan Satgas MBG yang akan melakukan sidak berkala. Kegiatan berjalan aman dan lancar hingga selesai.(Dimas)