Pamekasan,GerakNusantara.id – Bismillāhirrahmānirrahīm
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn. Wassalātu wassalāmu ‘alā asyrafil anbiyā’i wal-mursalīn, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma’īn.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
— QS. Ar-Rum: 21
“Pernikahan itu adalah sunnahku. Barangsiapa yang tidak mengikuti sunnahku, bukan bagian dari umatku.”

Pada hari Senin, 12 Oktober 2026, berlangsung akad nikah yang sakral dan penuh keberkahan di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, antara:Minggu 8-11-2026
Acara berjalan dengan khidmat, dihadiri oleh para alim ulama, tokoh masyarakat, Kepala Desa Larangan Slampar beserta staf, keluarga besar, warga sekitar, serta keluarga dan kerabat yang datang jauh dari Kota Malang. Kehadiran tamu dari Malang dan Pamekasan menjadi bukti indahnya silaturahmi lintas daerah.
Saat acara berlangsung, sejumlah kerabat dari Malang turut menyampaikan doa tulus:
H. Isa (Muharto RT 2/RW 11, Malang): “Semoga mempelai berdua selalu bahagia, sakinah hingga akhir hayat, dan diberkahi dengan keturunan yang saleh.”
Jumali (Sidosadar, RT 4/RW 5, Malang): “Semoga penganten baru senantiasa berbakti kepada kedua orang tua. Itulah harapan kami semua.”
Warga Kotalama, Malang: Turut hadir dan mendoakan kebahagiaan rumah tangga baru ini.
Bapak Nasgi (tuan rumah): “Meskipun orang-orang sepuh kami sudah tiada, kami tetap ikut berbahagia. Semoga tali silaturahmi antara kita tetap terjaga dan tak pernah putus.”
Di akhir sambutan, Bapak Nasgi mengucapkan terima kasih yang tulus: “Terima kasih banyak atas kehadiran kalian semua yang sudah jauh-jauh datang dari Malang ke Pamekasan. Selamat jalan, semoga selamat sampai kembali ke rumah.”
Rangkaian acara berjalan tertib — pembukaan dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, pembacaan Shalawat, hingga penutup dengan doa bersama. Untuk memeriahkan suasana, ditampilkan penampilan khusus dari Grup Hadrah Al-Hamam yang menyajikan seni budaya islami dan musik dangdut, dinikmati hangat oleh seluruh hadirin.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada rumah tangga baru ini — menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah, berkah dunia dan akhirat, serta menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat Larangan Slampar. Semoga pula silaturahmi antara keluarga di Malang dan Pamekasan senantiasa terjalin erat selamanya.
Pewarta: Aldo35


