Pamekasan,GerakNusantara.id – Karang Taruna Kabupaten Pamekasan menggelar diskusi publik bertajuk “Industri Demonstrasi” di Jagad Cafe, Jalan Sekarputih, Laden, Pamekasan, Rabu malam (4/11/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog bagi generasi muda, pemerintah, aparat kepolisian, pelaku industri, aktivis, dan akademisi untuk membahas hubungan antara perkembangan industri, dinamika demonstrasi, serta peran masyarakat dalam mengawal kebijakan publik.
Diskusi yang berlangsung mulai pukul 18.30 hingga sekitar pukul 22.00 WIB itu dihadiri perwakilan Bupati Pamekasan, Dr. Rahmat Gulmiyadi Suroso Estras, M.Si., selaku Kabid Administrasi Pembangunan. Hadir pula unsur Polres Pamekasan, perwakilan PR Ayunda Group, akademisi Dr. Moh. Elman, M.Pd., Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), serta sejumlah aktivis dan tamu undangan.
Dalam sambutan perwakilan pemerintah daerah, disampaikan bahwa kondisi perekonomian Pamekasan menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut disampaikan dengan merujuk pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi daerah. Pemerintah juga menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak terlepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Moh. Faridi Kabupaten Pamekasan menjelaskan bahwa tema Industri Demonstrasi diangkat dari kegelisahan bersama terhadap perkembangan industri dan meningkatnya dinamika gerakan demonstrasi di tengah masyarakat.
Menurutnya, kedua fenomena tersebut memiliki dampak positif maupun negatif sehingga perlu dikaji secara terbuka dan objektif. Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk merumuskan gagasan serta membangun pola pikir kritis generasi muda dalam menyikapi persoalan daerah.
Pandangan lain disampaikan perwakilan PR Ayunda Group samhari sebagai general manager Ayunda group1. Ia menekankan pentingnya memahami hubungan antara perkembangan industri dan demonstrasi. Menurutnya, kemajuan industri tidak dapat dilepaskan dari peran masyarakat, termasuk kritik dan kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan yang memengaruhi kehidupan ekonomi maupun sosial.
Dari perspektif kepolisian polres pamekasan , pembahasan diarahkan pada dinamika demonstrasi, kondisi sosial masyarakat, serta pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan menyampaikan pendapat dan tanggung jawab bersama. Demonstrasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu disikapi secara bijak.
Akademisi Dr. Moh. Elman, M.Pd., turut memberikan pandangan mengenai peran pendidikan dalam membentuk generasi muda yang kritis, idealis, dan memiliki kemampuan berpikir analitis. Menurutnya, lingkungan pendidikan dan perkembangan sosial menjadi salah satu faktor yang mendorong lahirnya kesadaran masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) Bapak M. Khairul Umam juga menyinggung pentingnya fakta, data, dan kajian dalam setiap gerakan demonstrasi. Aspirasi masyarakat harus disampaikan berdasarkan persoalan yang jelas, bukan sekadar kepentingan sesaat.
Dalam sesi penyampaian pandangan, Ketua Karang Taruna Moh. Faridi menegaskan bahwa demonstrasi merupakan salah satu instrumen penting dalam demokrasi sekaligus bentuk kontrol terhadap kebijakan pemerintah.
Namun, ia mengingatkan bahwa demonstrasi seharusnya menjadi langkah terakhir setelah melalui proses kajian yang matang, pengumpulan data yang kuat, analisis persoalan, serta upaya penyampaian solusi melalui audiensi maupun media.
Menurutnya, demonstrasi tanpa dasar kajian dan data yang solid berpotensi kehilangan substansi perjuangan. Sebaliknya, gerakan yang dibangun melalui proses intelektual dapat menjadi kekuatan masyarakat dalam mengawal kebijakan publik.
Ia juga menegaskan bahwa Karang Taruna tidak sedang menyimpulkan demonstrasi sebagai sebuah industri, melainkan menghadirkan ruang pengayaan intelektual agar generasi muda mampu memahami realitas sosial secara lebih luas.
Melalui kegiatan tersebut, Karang Taruna Kabupaten Pamekasan berharap diskusi publik serupa dapat terus digelar sebagai wadah pembelajaran, pertukaran gagasan, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Karang Taruna menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang bagi anak muda agar tidak hanya kritis dalam menyampaikan aspirasi, tetapi juga memiliki kemampuan menyusun kajian, menghadirkan solusi, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan Kabupaten Pamekasan.
Pewarta:Ulum


