Bangkalan,GerakNusantara.id – Program MBG (Makan Bergizi Gratis) dengan metode prasmanan untuk pertama kalinya diuji cobakan di Sekolah Dasar Negeri Tonjung 2, Kelurahan Tonjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Selasa (6/10/2026).
Pelaksanaan uji coba MBG Model Prasmanan ini dibuka langsung oleh Wakapolres Bangkalan Kompol H. Sudaryanto, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Kompol H. Sudaryanto menjelaskan bahwa metode prasmanan ini memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya adalah menjaga kesegaran hidangan saat dikonsumsi oleh para siswa.
“Kondisi makanannya masih terlihat fresh, apalagi anak-anak diberi kebebasan mengambil sendiri. Alhamdulillah, tampak anak-anak menyambutnya dengan sangat antusias,” ujar Kompol H. Sudaryanto.
Ia menambahkan, pelaksanaan MBG Model Prasmanan di SDN Tonjung 2 yang berada di bawah naungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Bangkalan ini merupakan instruksi langsung dari pemerintah pusat. Uji coba ini dilakukan untuk mengukur efektivitas model prasmanan dalam menjaga kualitas makanan, sekaligus mengurangi jeda waktu antara proses memasak dan penyajian.

Sebanyak 364 siswa di sekolah tersebut tampak tertib mengantre menggunakan wadah makan (ompreng) untuk mengambil porsi makanan hangat sesuai dengan kebutuhan mereka.
Pihak kepolisian berharap skema ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter dan kemandirian sejak dini.
“MBG Model Prasmanan ini sangat bagus sebagai sarana edukasi dan diminati oleh anak-anak. Oleh karena itu, ke depannya akan terus kami lakukan evaluasi demi menyukseskan program ini,” tutur Kompol H. Sudaryanto.
Meski demikian, pihak kepolisian bersama penyelenggara akan tetap memantau skema penerapannya agar kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak terganggu.
“Sambil mencari solusi terbaik agar tidak mengganggu pembelajaran di kelas, untuk sementara waktu MBG Model Prasmanan ini kami terapkan seminggu sekali terlebih dahulu,” pungkasnya.
Pewarta:Dimas


