Bangkalan,GerakNusantara.id — Satgas Pangan Polres Bangkalan bersama instansi terkait melaksanakan Inspeksi mendadak (sidak) di pasar modern dan tradisional di Bangkalan, Selasa (15/9/2026).
Sidak gabungan ini dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Eriek Triyasworo, S.H., M.H., bersama Kanit Pidsus Ipda Deki Pratama J.K., S.H., M.H dan anggota.
Langkah pengawasan ini turut melibatkan lintas instansi, di antaranya Kabid Perdagangan Kabupaten Bangkalan Reza Ala Fatahillah, S.H., perwakilan Diskopumdag Siti Fitryah, S.E., perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Nurpeny Hidayat, S.H., M.H., serta Kepala Cabang Bulog Kabupaten Bangkalan Moch. Holilah Raa, S.Pd.
Kasihumas Polres Bangkalan IPDA Agung Intama, menjelaskan bahwa operasi lapangan ini dilandasi oleh instruksi pimpinan Polda Jawa Timur.
“Pelaksanaan sidak dan pemantauan rantai pasok ini mengacu pada Surat Telegram Kapolda Jawa Timur Nomor: ST/1025/IX/RES.2.1./2026 tertanggal 1 September 2026 tentang Satgas Pengawasan Harga dan Mutu Beras Tahun 2026. Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan mengawal kebijakan pemerintah hingga ke tingkat tapak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, IPDA Agung menegaskan pentingnya pengawasan menyeluruh dari Hulu ke Hilir untuk menekan potensi kecurangan di rantai distribusi.
“Langkah preventif ini kami ambil guna menjaga stabilitas pasokan serta memastikan harga jual di tingkat konsumen tidak menembus batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kami tidak hanya memantau pedagang eceran di pasar, tetapi juga memperketat pengawasan mutu dan skema distribusi mulai dari tingkat produsen hingga distributor,” tegasnya.
Selain fokus pada komoditas beras, Satgas Pangan juga memeriksa ketersediaan dan pergerakan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) lainnya, seperti daging ayam, cabai, dan telur ayam.
Data Hasil Pemantauan Harga Beras di Lapangan:
Beras SPHP: Rp11.500 / kg
Beras Medium: Rp12.400 / kg
Beras Premium: Rp14.800 / kg
Menutup keterangannya, IPDA Agung menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang tetap mematuhi aturan, sembari melontarkan peringatan keras bagi para pelaku spekulasi harga.
“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok pangan di Kabupaten Bangkalan dipastikan aman dan harga beras tergolong stabil sesuai ketentuan HET. Meski demikian, kami mengimbau seluruh pelaku usaha untuk tidak coba-coba mempermainkan harga atau menimbun baran,” pungkasnya.
Satgas Pangan Polres Bangkalan akan terus mengintensifkan sosialisasi, patroli berkala, hingga tindakan hukum tegas jika ditemukan indikasi penimbunan atau spekulasi yang merugikan masyarakat.
Pewarta:Dimas


