
Malang,GerakNusantara.id – Keluarga Besar dan Alumni Langgar Waqof Darul Huda menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-3 Almarhum KH. Rusdi Akrom Mubarok di Kampung Kotalama Gang 5, RT 06/07/08 RW 02, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Acara ini menegaskan peran langgar bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan karakter dan penjaga ukhuwah islamiyah di tengah dinamika masyarakat urban.24 Agustus 2026
Ratusan santri, wali santri, serta warga sekitar memadati majelis dengan suasana khidmat. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa tradisi maulid dan haul masih relevan sebagai sarana revitalisasi kecintaan kepada Rasulullah SAW dan refleksi atas keteladanan almarhum pendiri langgar.
Pembawa acara, Ustadz Ulil, membuka majelis dengan mengajak hadirin memanjatkan puji syukur. “Alhamdulillah, Alhamdulillahirrabbil’alamin. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada para tamu undangan, wali santri Langgar Waqof Darul Huda, serta santriwan dan santriwati yang saya cintai dan saya banggakan,” ujarnya.
Ia kemudian membacakan susunan acara yang mencakup pembukaan oleh Al-Ustadz Muhammad Badri Ja’far, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan sholawat Nabi, penampilan Bid’atul Darsan oleh santri Langgar Waqof Darul Huda, sambutan pengasuh, dan doa penutup oleh Al-Ustadz Asshari.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Muhammad Badri Ja’far menekankan pentingnya menginternalisasi sunnah Nabi dalam kehidupan sehari-hari. “Menghidupkan sunnah Nabi, mendirikan sholat lima waktu, mendidik dan mengaji bersama putra-putri kita, serta saling tolong-menolong dan hidup rukun di dalam keluarga maupun tetangga,” pesannya.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk bersikap bijak menghadapi arus globalisasi. “Perkembangan zaman tidak bisa lagi dibendung. Harus kita siasati dan filter, supaya terjaga rasa ukhuwah islamiyah antar sesama keluarga besar santri Langgar Waqof Darul Huda. Semoga nilai-nilai religi yang ditanamkan Rasulullah semakin kuat. Ayo kita teladani sikap Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.
Ketua RT 08, Sa’roni, turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. “Waalaikumsalam. Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk menjaga kerukunan antar warga Kotalama,” katanya singkat.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sholawat, dan penampilan Bid’atul Darsan oleh santri Langgar Waqof Darul Huda yang menampilkan kemampuan hafalan dan pemahaman agama. Sambutan atas nama pengasuh juga disampaikan sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program pendidikan di langgar.
Peringatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Al-Ustadz Asnari, memohon keberkahan untuk almarhum KH. Rusdi Akrom Mubarok dan keselamatan seluruh warga. Melalui acara ini, Langgar Waqof Darul Huda kembali membuktikan bahwa institusi keagamaan berbasis komunitas tetap mampu menjadi benteng moral dan perekat sosial di era modern.
Pewarta:Aldo35


