jurnalis:Aldo
Malang,GerakNusantara.id – Kabupaten Malang memperingati hari jadinya yang ke-1265 pada 28 November 2025. Momen ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk merenungkan perjalanan panjang kabupaten tertua di Jawa Timur ini, serta memanjatkan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Perayaan tahun ini mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Daerah dalam Peningkatan Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan,” mencerminkan komitmen untuk pembangunan yang merata.
Sejarah kepemimpinan Kabupaten Malang sangat panjang, dari era kolonial hingga reformasi. Setiap bupati telah memberikan kontribusi dalam membentuk wajah kabupaten ini. Berikut adalah daftar lengkap bupati yang pernah menjabat, sebelum era kepemimpinan Sanusi, berdasarkan data resmi Pemerintah Kabupaten Malang:

- R.T. Notodiningrat I (1819–12 November 1839)
- R.A.A. Notodiningrat II (12 November 1839 – 3 Mei 1884)
- R.T.A. Notodiningrat III (31 Juli 1884 – 8 Juli 1898)
- R.A.A. Soerioadiningrat I (Raden Sjarip) (24 November 1898 – 31 Juli 1933)
- R.A.A. Sam (23 Agustus 1934 – 31 Juli 1945)
- R. Soedono (12 Oktober 1945 – 17 Maret 1950)
- R. M. T. Ronggo Moestedjo(1947 – 1950)
- Haji Said Hidajat (17 Maret 1950 – 11 April 1950)
- Mas Ngabehi Soentoro (11 April 1950 – 28 Mei 1958)
- R. Soendoro Hardjoamidjojo (3 April 1958 – 31 Desember 1959)
- Mas Djapan Notoboedojo (31 Desember 1959 – 14 Mei 1964)
- Moch. Sun’an (14 Mei 1964 – 1 November 1969)
- Kol. Inf. H. R. Sowignjo (1 November 1969 – 21 November 1979)
- Kol. Inf. Eddy Slamet (22 Oktober 1980 – 20 Oktober 1985)
- Kol. Inf. Abdul Hamid Mahmud (22 Oktober 1985 – 24 Oktober 1995)
- Kol. Inf. Muhammad Said (24 Oktober 1995 – 26 Oktober 2000)
- Ir. Mochammad Ibnu Rubianto (26 Oktober 2000 – 24 Januari 2001)
- H. Sujud Pribadi (24 Januari 2001 – 24 Oktober 2010)
- H. Rendra Kresna (24 Oktober 2010 – 15 Oktober 2018)
Saat ini, Kabupaten Malang dipimpin oleh Sanusi, dengan Lathifah Shohib sebagai wakil bupati. Ini adalah periode kedua Sanusi menjabat sebagai Bupati Malang. Sebelumnya, ia berpasangan dengan Didik Gatot Subroto, dan pernah menjabat sebagai wakil bupati saat Rendra Kresna menjabat sebagai bupati.



























