jurnalis: Aldo
Malang,GerakNusantara.id – Pemerintah Kota Malang terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor parkir. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengadakan pembinaan bagi juru parkir yang bertajuk “Acara ini bertujuan untuk meningkatkan sistem keamanan dan kesejahteraan kunjungan parkir, serta meminimalisir pelanggaran di lapangan.di tempatkan Mini Block Office (MBO) lantai 4 Jl. Simpang Majapahit No.1, Kota Malang Rabu 12 November 2025
Acara yang dihadiri oleh Ibu Ketua DPRD kota malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S.dan para juru parkir dari berbagai wilayah di Kota Malang ini, dibuka dengan sambutan dari Drs. Widjaja Saleh Putra. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran semua pihak.

“Kota Malang dikenal sebagai ‘kota parkir’, namun Dinas Perhubungan sering menerima pengaduan terkait masalah parkir. Oleh karena itu, pembinaan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan parkir,” ujar Drs. Widjaja Saleh Putra.
Kegiatan pembinaan ini telah dimulai sejak 11 November 2025 dan dibuka oleh Bapak Walikota malang Ir. Wahyu Hidayat, MM serta Ibu Ketua DPRD Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S.,
Acara dibagi menjadi 4 sesi, dengan setiap sesi dihadiri oleh 175 orang dari wilayah klojen, blimbing, Sukun, dan Kedungkandang.
Berdasarkan validasi, terdapat 806 titik parkir di Kota Malang. Untuk mengurangi kebocoran dan meminimalisir pelanggaran, Dinas Perhubungan berinisiatif membuat Sistem Informasi Parkir Kota Malang (SISPARMA), yang telah dimulai sejak November 2024 dengan transaksi dari juru parkir.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para juru parkir dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya tata kelola parkir yang baik serta berkontribusi pada peningkatan PAD Kota Malang.
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S., memberikan apresiasi atas peluncuran aplikasi SISPARMA (Sistem Informasi Parkir Malang)
dalam acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan juru parkir se-Kota Malang.
Dalam sambutannya, Amithya Ratnanggani Sirraduhita memulai dengan salam dan sapaan hangat kepada hadirin, serta membangkitkan semangat melalui yel-yel “Merdeka!” dan menyebut “Kota Malang”. Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan atas pembinaan yang telah diberikan kepada juru parkir, serta inovasi dengan diluncurkannya aplikasi SISPARMA.
“Aplikasi ini adalah wujud komitmen Pemerintah Kota Malang kepada masyarakat, di mana pendapatan yang dikumpulkan akan kembali menjadi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Amithya juga menyoroti fasilitas BPJS Kesehatan yang telah dibayarkan oleh pemerintah kota malang . Ia menjelaskan bahwa dana sebesar 170 miliar rupiah per tahun dialokasikan untuk program ini. “Saya mengajak Bapak-Ibu sekalian untuk mengurus dan memanfaatkan fasilitas BPJS Kesehatan ini,” tambahnya.
Amithya juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan atau hal-hal yang belum terfasilitasi dari pemerintah kota malang melalui audiensi. “Kami siap mendengarkan dan mencari solusi bersama demi kemajuan Kota Malang,” pungkasnya.























