jurnalis:Aldo
Malang,GerakNusantara.id – Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut dapat dilihat melalui Deklarasi Dewan Kampung Nuswantara, yang akan di laksanakan pada 9 november 2025 dengan mengusung tema “Kampung Berdaulat Negara Kuat”. Deklarasi ini diadakan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, tepatnya di Jalan KH Agus Salim, depan Gajah Mada. Lokasi yang strategis ini menjadi simbol bahwa kampung juga memiliki peran penting dalam pembentukan identitas dan kemandirian bangsa 6 November 2025
Ghofur menyampaikan Deklarasi ini bukan hanya sekadar acara seremonial, melainkan sebuah komitmen yang kuat dari masyarakat kampung untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. Dalam konteks ini, kampung berdaulat diharapkan mampu mengelola sumber daya yang ada secara mandiri dan berkelanjutan. Hal ini mencerminkan bahwa setiap kampung di Indonesia memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung negara yang kuat dan berdaulat.

Ketua umum Dewan Kampung Nuswantara Bambang GW mengucapkan
Salah satu tujuan utama dari Deklarasi Dewan Kampung Nuswantara adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam proses pembangunan. Melalui kesatuan visi dan misi yang jelas, masyarakat diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lokal. Keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan di tingkat kampung sangat diperlukan untuk memastikan bahwa program-program yang dijalankan akan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi semua pihak.
Selain itu, kampung berdaulat juga berarti memperkuat identitas budaya dan kearifan lokal. Setiap kampung memiliki kekayaan budaya yang unik, dan hal ini harus dijaga dan dipromosikan. Deklarasi ini memberi ruang bagi masyarakat untuk menjaga tradisi dan mengintegrasikannya dalam praktik pembangunan. Dengan demikian, meskipun berada dalam konteks globalisasi yang semakin cair, kampung tetap dapat mempertahankan jati diri dan nilai-nilai yang melekat dalam masyarakat.
Kegiatan Deklarasi di Pendopo Agung Kabupaten Malang ini juga menjadi momen strategis untuk membangun jaringan antar kampung. Pertemuan ini diharapkan dapat membentuk sinergi antarkampung dalam pengembangan ekonomi, keamanan, dan sosial. Dengan menjalin kolaborasi yang baik, tantangan yang dihadapi bisa diatasi bersama-sama. Melalui kebersamaan ini, visi untuk menciptakan kampung yang mandiri dan berdaya saing akan lebih mudah untuk dicapai.
Masih lanjut Bambang GW Pentingnya pendidikan dalam mewujudkan kampung berdaulat juga tidak bisa diabaikan. Pendidikan yang berkualitas akan menjadi pondasi untuk menciptakan masyarakat yang berpengetahuan dan memiliki keterampilan. Melalui pendidikan, masyarakat diharapkan dapat memahami hak dan kewajiban mereka serta mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Inisiatif-inisiatif pendidikan yang berskala lokal pun harus didorong untuk menghasilkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Kesimpulannya, Deklarasi Dewan Kampung Nuswantara di Pendopo Agung Kabupaten Malang adalah wujud nyata dari upaya masyarakat untuk mewujudkan kedaulatan kampung dalam konteks pembangunan nasional. Melalui kolaborasi, sinergi, dan pengembangan identitas budaya, kampung dapat berkontribusi secara positif terhadap kekuatan negara. Dengan komitmen yang kuat dan dukungan dari semua pihak, cita-cita untuk mendirikan “Kampung Berdaulat Negara Kuat” dapat terwujud.

























