jurnalis:Dimas
Manokwari,GerakNusantara.id – Dandim 1808/Manokwari Selatan, Letkol Inf Irwansyah, S.Sos., M.SI, turut serta dalam Focus Group Discussion (FGD) Ekspedisi Patriot (Ekspat) Evaluasi Kawasan Transmigrasi Momiwaren. Acara penting ini bertujuan untuk mengumpulkan dan memvalidasi data akurat guna perencanaan pembangunan kawasan transmigrasi di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).
FGD diselenggarakan pada Selasa, 4 November 2025, bertempat di Aula Serba Guna (GSG) Gereja Petrus Abreso, Ransiki, Mansel. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai elemen, menunjukkan tingginya komitmen para pemangku kepentingan terhadap masa depan Momiwaren.
Plt. Sekda Mansel, Adolop Kawey, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dan validitas data. “Tujuan utama kita hari ini adalah Pengumpulan dan Validasi Data yang akurat mengenai potensi dan tantangan di kawasan Momiwaren. Kita perlu duduk bersama, menyatukan pandangan, dan menggali informasi dari sumber yang paling memahami kondisi lapangan,” ujar Adolop Kawey.
Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi Mansel, Demianus Demhi, menyatakan rasa syukur dan dukungan atas inisiatif kementerian melalui Tim Ekspat. “Kehadiran kementerian transmigrasi lewat Tim Ekspedisi Patriot untuk membantu Pengumpulan dan Validasi Data yang akurat mengenai potensi dan tantangan di kawasan Momiwaren adalah hal yang sangat kita syukuri dan dukung,” katanya.
Setelah sesi pembukaan yang diakhiri dengan paparan hasil pendataan oleh Ketua Tim 1 TEP, Caesaryo Arif Wibowo, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok. FGD dibagi menjadi lima bagian fokus untuk menghasilkan rekomendasi yang komprehensif:
- Rekomendasi Evaluasi Kawasan Transmigrasi.
- Penyusunan Desain Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang Pengembangan Komoditas Unggulan.
- Desain Model Kolaborasi Kelembagaan Ekonomi Kawasan Transmigrasi.
- Desain Penanganan dan Pencegahan Konflik Kawasan Transmigrasi.
- Desain Kebijakan Pemenuhan Infrastruktur Konektivitas dan Layanan Dasar.
FGD Ekspedisi Patriot ini diharapkan mampu menghasilkan output yang konkret, demi mewujudkan Kawasan Transmigrasi Momiwaren yang mandiri, maju, dan berkelanjutan di Kabupaten Manokwari Selatan. Seluruh rangkaian pembukaan kegiatan berjalan aman dan lancar

























