Jurnalis:Zain
Pamekasan,Gerak Nusantara.id – SMP Negeri 3 Pamekasan tampil luar biasa di Karnaval yang di gelar Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 80,” Selasa, (12/8/2025) dengan mengusung Tema “Bangkit Bersama Untuk Pamekasan Sejahtera, Indonesia Maju”
Karnaval ini di gelar 2 hari berturut-turut mulai Senin, (11/8) diikuti dari Tingkat SD/MI kemudian Selasa, (12/8) di ikuti oleh Tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK dan MA.start karnaval di mulai dari depan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPEDA) hingga berakhir di depan SMA Negeri 2 jalan Jokotole Pamekasan.
Peserta Karnaval dengan berbagai pakaian adat dan Profesi yang ditampilkan dan sebagian memegang bendera merah putih serta atribut lainnya juga menampilkan berbagai atraksi dan dimeriahkan drum band siswa.
” Dengan berbagai tampilan dan kreasi ini diharapkan masyarakat dan utamanya anak didik kami bisa mengenal dan mengetahui perjalanan sejarah Indonesia, khususnya di Kabupaten Pamekasan,” tutur salah satu seorang Guru SMP Negeri 3 Pamekasan yang tak mau disebut namanya.
“Dan juga sebagai wujud kecintaan terhadap budaya yang ada di Indonesia, siswa – siswi kami memeragakan pakaian adat berbagai Daerah,”imbuhnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Moh. Alwi menyampaikan Karnaval kali ini mengambil tema”Bangkit Bersama untuk Pamekasan Sejahtera, Indonesia Maju” dengan mengembangkan 5 karakter bangsa yaitu religius, Nasionalis, mandiri, gotong royong serta integritas.
Bupati Pamekasan Kh. Kholilurrahman menyatakan bahwa suatu kebanggaan bisa menyaksikan berbagai atraksi kebudayaan Indonesia melalui Karnaval ini.
“Saya melihat atraksi budaya ini merupakan moment penting untuk merefleksikan kembali tekad dan semangat serta keinginan Indonesia untuk memperjuangkan dan membimbing nilai-nilai perjuangan 1945,”tuturnya.
“Dengan melalui tampilan budaya yang beranika ragam ini, maka membawa perasaan dan fikiran di ingatkan kembali bahwa walaupun terdiri dari keragaman suku, budaya dan bahasa yang berbeda akan tetapi tetap satu nusa, satu bangsa, akan tetapi sebenarnya satu budaya dan bahasa yaitu Indonesia,”pungkasnya.























