Jurnalis:wahyu
Tulungagung,GerakNusantara.id – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan dengan melantik pejabat eselon II tanpa mahar dan nol rupiah. Pelantikan yang digelar di Pendopo Bupati ini merupakan kelanjutan dari janji-janji sebelumnya yang menyoroti pentingnya profesionalisme dan integritas dalam penempatan posisi strategis di pemerintahan daerah.
Bupati Gatut Sunu menjelaskan bahwa setiap calon pejabat telah melalui proses seleksi yang ketat dan objektif, melibatkan tim Baperjakat serta mempertimbangkan kebutuhan organisasi. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pejabat yang menduduki posisi adalah individu yang benar-benar cakap dan berintegritas,” ujarnya.
Langkah ini diapresiasi sebagai upaya nyata memutus mata rantai praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang kerap membayangi proses penempatan jabatan di berbagai daerah. Bupati berharap dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan visi Tulungagung sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan internal dan mengajak partisipasi aktif masyarakat. Saluran pengaduan akan selalu terbuka bagi siapa saja yang menemukan indikasi praktik menyimpang dalam proses kepegawaian. Dengan demikian, diharapkan komitmen Bupati Gatut Sunu dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi pemerintahan daerah lainnya.
























