Jalur Prestasi Terbuka Lebar: Kesempatan Terakhir Masuk SMP Negeri Kota Malang, Tanpa Biaya
24 Jun 2026
•
Admin
•
308 views
Malang,GerakNusantara.id – Setelah jalur domisili, afirmasi, dan mutasi rampung dilaksanakan, kini pintu kesempatan terakhir bagi calon peserta didik untuk menembus sekolah negeri terbuka lebar melalui jalur prestasi akademik dan non-akademik. Jalur ini menjadi ruang penghargaan sekaligus akses bagi siswa yang memiliki kemampuan unggul dan talenta istimewa untuk melanjutkan pendidikan di SMP Negeri sesuai capaian kerja keras mereka selama di sekolah dasar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana SE MM, menegaskan seluruh tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dirancang menjunjung tinggi prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
“Kami buka kesempatan seluas-luasnya bagi semua siswa. Jalur prestasi ini adalah wujud apresiasi atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan. Kami mengajak orang tua dan calon siswa mengikuti setiap ketentuan dengan teliti dan melengkapi dokumen yang disyaratkan,” ujarnya bersemangat, rabu (24/6/2026).
Pendaftaran jalur prestasi akademik dibuka 22 hingga 24 Juni 2026 secara daring 24 jam penuh melalui laman resmi SPMB Kota Malang. Syarat utamanya:
Lulusan SD/MI atau sederajat, berdomisili di Kota Malang
Rata-rata nilai rapor minimal 85 pada mata pelajaran yang ditetapkan, sejak kelas 4 hingga 6
Memiliki sertifikat Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) resmi
Hasil seleksi akan diumumkan 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB, dilanjutkan daftar ulang pada 26–27 Juni 2026.
Bagi siswa yang unggul di luar ruang kelas, kesempatan masih terbuka awal Juli mendatang. Jalur ini menerima prestasi di bidang:
Sains, teknologi, riset, inovasi
Seni, budaya, bahasa
Olahraga
Hafiz Al-Quran
Kepemimpinan dan kepanduan yang diakui resmi
Syaratnya: sertifikat harus sudah dikurasi instansi berwenang, diterbitkan maksimal 3 tahun sebelum pendaftaran, dan diserahkan aslinya untuk verifikasi pada 29–30 Juni 2026. Pendaftaran daring berlangsung 6–7 Juli, pengumuman hasil 8 Juli, dan daftar ulang paling lambat 10 Juli 2026.
Suwarjana menegaskan: seluruh proses SPMB tidak dipungut biaya sepeser pun. Masyarakat diimbau waspada terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
“Kami siapkan posko layanan di setiap sekolah negeri dan posko utama di Jalan Veteran No. 19. Tidak ada siswa yang terabaikan: jika belum lolos, kami arahkan ke sekolah lain yang masih memiliki daya tampung, baik negeri maupun swasta,” tegasnya.
Tahapan ini menjadi penutup rangkaian SPMB tahun ajaran 2026/2027 — sekaligus bukti nyata bahwa kerja keras, prestasi, dan kejujuran adalah kunci utama meraih masa depan pendidikan yang lebih baik.
(Aldo35)